Pengertian Cloud Computing, Karakteristik Serta Kelebihan Dan Kekurangannya

Cloud Computing (Komputasi Awan). Cloud computing. Sebagai satu animo teknologi yang masih terus dikembangkan dalam penelitian oleh para praktisi ICT, teknologi cloud computing dihadirkan sebagai upaya untuk memungkinkan jalan masuk sumber daya dan aplikasi dari mana saja melalui jaringan Internet, sehingga keterbatasan pemanfaatan infrastruktur ICT yang sebelumnya ada sanggup diatasi. Berikut ialah klarifikasi seputar Pengertian Cloud Computing, karakteristik serta kelebihan dan kekurangannya.

 Sebagai satu animo teknologi yang masih terus dikembangkan dalam penelitian oleh para pra Pengertian Cloud Computing, karakteristik serta kelebihan dan kekurangannya

Definisi Clud Computing

NIST mendefiniskan Clud Computing sebagai sebuah model untuk kenyamanan, jalan masuk jaringan on-demand untuk menyatukan pengaturan konfigurasi sumber daya komputasi (seperti, jaringan, server, media penyimpanan, aplikasi, dan layanan) yang sanggup dengan cepat ditetapkan dan dirilis dengan perjuangan administrasi yang minimal atau interaksi dengan penyedia layanan.

Karakteristik Cloud Computing

  • Resource Pooling Sumber daya komputasi (storage, CPU, memory, network bandwidth, dsb.) yang dikumpulkan oleh penyedia layanan (service provider) untuk memenuhi kebutuhan banyak pelanggan (service consumers) dengan model multi-tenant. Sumber daya komputasi ini sanggup berupa sumber daya fisik ataupun virtual dan juga sanggup digunakan secara dinamis oleh para pelanggan untuk mencukupi kebutuhannya.
  • Broad Network Access Kapabilitas layanan dari cloud provider tersedia lewat jaringan dan sanggup diakses oleh aneka macam jenis perangkat, menyerupai smartphone, tablet, laptop, workstation, dsb.
  • Measured Service Tersedia layanan untuk mengoptimasi dan memonitor layanan yang digunakan secara otomatis. Dengan monitoring sistem ini, kita sanggup melihat berapa resources komputasi yang telah dipakai, seperti: bandwidth, storage, processing, jumlah pengguna aktif, dsb. Layanan monitoring ini sebagai bentuk transparansi antara cloud provider dan cloud consumer.
  • Rapid Elasticity Kapabilitas dari layanan cloud provider sanggup digunakan oleh cloud consumer secara dinamis menurut kebutuhan. Cloud consumer sanggup menaikkan atau menurunkan kapasitas layanan. Kapasitas layanan yang disediakan ini biasanya tidak terbatas, dan service consumer sanggup dengan bebas dan gampang menentukan kapasitas yang diinginkan setiap saat.
  • Self Service Cloud Consumer sanggup mengkonfigurasikan secara berdikari layanan yang ingin digunakan melalui sebuah sistem, tanpa perlu interaksi insan dengan pihak cloud provider. Konfigurasi layanan yang dipilih ini harus tersedia segera dan ketika itu juga secara otomatis.

Kelebihan Cloud Computing

  1. Menghemat biaya investasi awal untuk pembelian sumber daya.
  2. Bisa menghemat waktu sehingga perusahaan sanggup eksklusif fokus ke profit dan berkembang dengan cepat.
  3. Membuat operasional dan administrasi lebih gampang alasannya sistem pribadi/perusahaan yang tersambung dalam satu cloud sanggup dimonitor dan diatur dengan mudah.
  4. Menjadikan kerja sama yang terpercaya dan lebih ramping.
  5. Mengehemat biaya operasional pada ketika realibilitas ingin ditingkatkan dan kritikal sistem isu yang dibangun.

Kekurangan Cloud Computing

  1. Hal penting dalam cloud computing ialah koneksi internet, diharapkan bandwith yang memadai dan stabil semoga cloud computing berjalan dengan baik. Komputer akan menjadi lambat atau tidak sanggup digunakan sama sekali kalau internet bermasalah atau kelebihan beban.
  2. Perusahaan yang menyewa layanan dari cloud computing tidak punya jalan masuk eksklusif ke sumber daya. Jadi, semua tergantung dari kondisi vendor/penyedia layanan cloud computing.
  3. Jika server penyedia layana rusak atau punya layanan backup yang buruk, maka perusahaan akan mengalami kerugian besar.